ISI Denpasar | Institutional Repository

Jegeg Karya Musik Tekno Akustik

Hendra, Santosa, SSKar.,M.Hum (2005) Jegeg Karya Musik Tekno Akustik. Documentation. ISI Denpasar.

[img]
Preview
PDF (Cover Jegeg Karya Musik Tekno Akustik) - Cover Image
Download (235Kb) | Preview

    Abstract

    Abstrak Judul garapan music ini diambil dari bahasa bali jegeg yang berarti cantik. Penulis ingin membuat kesan atau pemahaman yang dari kata cantik itu sendiri. Pemahaman cantik setiap orang berbeda-beda. Penulis ambil contoh bahwa seorang tokoh pewayang yaitu Dewi Sinta. Kecantikan Dewi Sinta menjadi penyebab sebuah perang yang maha dasyat (pemikiran penulis) antara Rahwana bersama pasukan alengka melawan Rama bersama pasukan kera. Padahal kalau kita lihat bentuk wayang kulit Dewi Sinta sendiri gepeng (pipih) tetapi karena pembuatan image dari pembuat ceritera dan dari sang dalang, maka bayangan kita akan menerawwang dengan kecantikan, keagungan, dan kelembutan Dewi Sinta itu sendiri. Penulis menegaskan bahwa cantik adalah sebuah image (pemahaman) terhadap keindahan dari seorang wanita. Penulis mengungkapkan bahwa cantik secara lahirlah itu bias dibedakan menjadi mempunyai wajah ayu (terlihat anggun) dan berwajah manis (terlihat cerah). Pemahaman jegeg atau cantik itu sendiri menurut penulis bukanlah hanya berasal dari lahiriah tetapi unsure utama adalah dating dari dalam ketika sebuah tindakan dari yang mempunyai wajah ayu dan manis tersebut dilakukan. Pengertiannya bahwa yang mempunyai wajah ayu dan manis belum tentu dia cantik. Tetapi ketika dia bertindak berdasarkan filsafat etika dan kebenaran secara umum, maka dia penulis katagorikan sebagai cantik. Keunikan karya garapan music adalah cara menyampaikannya melalui musik yang menggunakan media teknologi ditambah instrument akustik Bali dan akustik musik Barat. Media teknologi yang dipergunakan adalah sonic dan modul instrument. Instrument Bali yang dipergunakan adalah suling ukuran sedang, dari instrument music Baratmenggunakan gitar dengan efek boss. Penuangan ide garapan lebih terpusat pada pembuatan melodi melalui hasil perenungan dan percobaan-percobaan melodi. Perenungan-perenungan yang dilakukan dengan membayangkan seorang wanita ayu, nan anggun, dan cantik, dengan tutur kata yang halus sopan santun dan berbudi pekerti yang tinggi. Sama yang lebih kecil mengayomi dengan yang lebih tua menghargai. Laki-laki iseng segan untuk menggoda karena wibawanya. Penyusun membayangkan ketika dia sedang berjalan semua mata mencuri-curi pandang karena keagungannya. Semua bibir tersenyum ramah menyambut. Mata yang memandang terbelalak, mulut menganga heran campur kagum dan seketika langsung manunduk malu. Semua pikiran menjadi cerah tak terhalangkan. Itulah bayangan yang dapat digambarkan dalam karya ini.

    Item Type: Monograph (Documentation)
    Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Faculty > Performing Arts Faculty > Karawitan Department
    Depositing User: Ni Made Dwi Oktaviani
    Date Deposited: 19 Jan 2012 11:52
    Last Modified: 19 Jan 2012 11:52
    URI: http://repo.isi-dps.ac.id/id/eprint/1264

    Actions (login required)

    View Item