ISI Denpasar | Institutional Repository

MEMPERKENALKAN CLAY TEPUNG SEBAGAI SENI KERAJINAN ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS REMAJA MELALUI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL

Heni, Heni (2013) MEMPERKENALKAN CLAY TEPUNG SEBAGAI SENI KERAJINAN ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS REMAJA MELALUI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL. Documentation. Isi Denpasar.

[img] PDF (MEMPERKENALKAN CLAY TEPUNG SEBAGAI SENI KERAJINAN ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS REMAJA MELALUI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL) - Cover Image
Download (69Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Reduce, Reuse, dan Recycle. Mungkin istilah-istilah ini sangat sering dibicarakan sejak keluarnya issue Pemanasan Global. Sejak saat itu seluruh kegiatan yang berpotensi menyebabkan pemanasa global semakin menjadi sorotan di Indonesia pada khususnya. Banyak hal yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun perorangan untuk mengurangi dampak dari Pemanasan Global mulai dari pengontrolan emisi kendaraan, mengurangi pengganaan mesin pendingin, hingga mengurangi jumlah sampah nondegradable dengan jalan daur ulang (Recycle). Banyak sekali benda-benda yang ada disekitar kita yang sebenarnya “dibuang sayang”. Siapa bilang benda-benda bekas tidak bisa menghasilkan? Buktinya banyak sekali benda-benda unik berhasil diciptakan dari barang bekas. Seperti dompet dari kertas pembungkus, pot bunga dari kaleng bekas, hingga clay dari tepung kadaluarsa. Beranjak dari hal tersebut mungkin baru segelintir orang yang menyadari hal ini, clay contohnya. Dewasa ini bisnis kerajinan tangan salah satunya clay sudah sepatutnya dilirik. Tidak harus mahal, clay sebenarnya bisa dibuat menggunakan tepung kadaluarsa, hanya saja bisnis ini kurang berkembang karena image clay adalah hobby yang mahal masih sulit dihilangkan dari benak konsumen. Remaja sebagai salah satu target konsumen yang paling menarik karena sifatnya yang dinamis perlu diarahkan kepada suatu aktifitas yang positif dan kreatif, salah satunya adalah berkreasi dengan clay. Pembuatan media dan sampling dipandang perlu dilakukan, karena pendekatan secara teori tidak akan mudah diserap oleh para remaja. Biarkan mereka melihat dan mencoba clay itu sendiri maka mereka akan jauh lebih tertarik, oleh karena itu media maskot, kemasan, folder, pin, poster, e-banner, celemek, t-shirt, tas kain, dan katalog akan membantu proses edukasi dikalangan remaja. Kata Kunci : Clay Tepung, Seni Kerajinan Alternatif, Kreatifitas Remaja, Media Komunikasi Visual. INTRODUCING FLOUR CLAY AS ALTERNATIVE ART CRAFT TO INCREASE YOUTH CREATIVITY THROUGH VISUAL COMMUNICATION MEDIA ABSTRACT Reduce, Reuse, and Recycle. Perhaps these terms are very frequently discussed issue since the release of Global Warming. Since then all activities that could potentially cause Global Warning has became the spotlight in Indonesia in particular. Many things were done by both the government and individuals to lessen the impact of Global Warming ranging from controlling vehicle emissions, reduce the use of aircon, reduce the amount of waste nondegradable (Recycle) things. There are so many things around us that actually "dumped dear". Who says the unused objects can not produce? Proof, lot of unique objects had been created from recycled materials. Such as wallets of wrapping paper, flower pots from tin cans, clay from expired flour. There only few people that aware about this, for example they turn expired flour into clay. Nowadays one business clay craft has should me counted in term of profitable business. Does not have to be expensive, in fact clay can be made using expired flour, it's just business image is less developed because clay is an expensive hobby is still difficult tobe removed from the minds of consumers. Adolescents as one of the most attractive target consumers because of its dynamic need to be directed to a positive and creative activities, one of which is to play clay. Media preparation and sampling is deemed necessary, because in theory the approach will not be easily absorbed by the teens. Let them see and try out the clay itself then they would be much more interested, therefore mascot media, packaging, folders, pins, posters, e-banners, aprons, t-shirts, cloth bags, and the catalog will help the process of education among adolescents. Keywords: Clay Flour, Alternative Arts Crafts, Creativity Youth, Media Visual Communications.

    Item Type: Monograph (Documentation)
    Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Faculty > Fine Arts and Design Faculty > Design and Visual Communications Department
    Depositing User: Mrs Dwi Gunawati
    Date Deposited: 03 Feb 2014 15:13
    Last Modified: 03 Feb 2014 15:13
    URI: http://repo.isi-dps.ac.id/id/eprint/1861

    Actions (login required)

    View Item