ISI Denpasar | Institutional Repository

ARTIKEL PERANCANGAN ARSITEKTUR GALERI FASHION BALI KONTEMPORER KAMAVASTRA

Putu , Cherisna Widiantari Hardika (2017) ARTIKEL PERANCANGAN ARSITEKTUR GALERI FASHION BALI KONTEMPORER KAMAVASTRA. Documentation. ISI Denpasar.

[img] PDF (ARTIKEL PERANCANGAN ARSITEKTUR GALERI FASHION BALI KONTEMPORER KAMAVASTRA) - Cover Image
Download (96Kb)

    Abstract

    Abstrak Arsitektur dipandang sebagai a way of life sign, pernyataan status sosial ekonomi, pernyataan dari kepercayaan, tradisi, dan simbol suatu bentuk kebudayaan atau fenomena sosial tertentu. Salah satu fenomena menarik yang terjadi di Bali saat ini adalah berkembang pesatnya segala sesuatu yang terkait dengan gaya hidup modern, yang terakulturasi dengan kebudayaan lokal. Lahirnya gaya fashion Bali kontemporer merupakan salah satu hasil dari proses akulturasi tersebut. Pada sebuah karya busana Bali Kontemporer terdapat unsur khusus seperti filosofi dan kesakralan tertentu sehingga cara memajang atau display harus diperhatikan secara seksama pula. Oleh karena itu diperlukan suatu wujud arsitektur yang secara fungsional dapat mewadahi kebutuhan display produk fashion Bali Kontemporer, dengan tampilan visual yang estetis, serta dapat menjadi refleksi dari fashion Bali kontemporer itu sendiri dengan tertampilnya unsur budaya Bali baik tersirat ataupun tersurat. Penggunaan konsep kama pada perancangan ini dimaksudkan untuk memberikan jiwa pada rancangan sehingga dapat memberikan kesan mendalam pada penikmatnya. Fashion Bali kontemporer pada dasarnya merupakan perwujudan kāma, dimana pengunaan dan pengadaannya merupakan suatu keinginan,bukan kebutuhan. Selain itu, kelahiran fashion Bali kontemporer sendiri memiliki esensi dari kama, yakni perkawinan, penyatuan dua hal yang berbeda. Proses perancangan menggunakan metode perancangan self organizing system, yang merupakan metode gabungan dari metode glass box dan black box. Penerjemahan konsep kama pada rancangan diwujudkan secara visual atraktif dengan mengimplementasikan simbolisasi konsep kama tersebut pada elemen arsitektural desain. Penggunaan elemen bentuk metafora lingga-yoni sebagai simbol esensi dari konsep kama serta pemilihan material eksploratif yang dipadukan dengan gaya arsitektur kontemporer akan memberikan ciri khas yang ikonik pada bangunan. Kata kunci: Kama, arsitektur, fashion, kontemporer.

    Item Type: Monograph (Documentation)
    Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Faculty > Postgraduate
    Depositing User: Mrs Dwi Gunawati
    Date Deposited: 28 Sep 2017 12:53
    Last Modified: 28 Sep 2017 12:53
    URI: http://repo.isi-dps.ac.id/id/eprint/2445

    Actions (login required)

    View Item