ISI Denpasar | Institutional Repository

ARTIKEL JURNAL ILMIAH CAKRA MANGGILINGAN HUMANISME DALAM KARYA SENI PATUNG ABSTRAK SIMBOLIK

Diah, Pratiwi (2016) ARTIKEL JURNAL ILMIAH CAKRA MANGGILINGAN HUMANISME DALAM KARYA SENI PATUNG ABSTRAK SIMBOLIK. Documentation. ISI Denpasar.

[img] PDF (ARTIKEL JURNAL ILMIAH CAKRA MANGGILINGAN HUMANISME DALAM KARYA SENI PATUNG ABSTRAK SIMBOLIK ) - Cover Image
Download (58Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Cakra manggilingan merupakan salah satu filosofi masyarakat Jawa yang menyatakan bahwa hidup ibarat roda berputar, kadang berada di atas dan kadang di bawah. Pengertian tersebut mengandung makna tentang perubahan dalam kehidupan manusia, sekaligus mengingatkan manusia untuk menjaga perilaku dan pemikiran pada masa kini untuk masa depan. Sebuah filosofi yang melahirkan kesadaran diri, terkait dengan permasalahan humanisme pada masa kini yang secara tidak langsung memengaruhi aspek psikologi manusia. Konsep perwujudan abstrak menuju abstrak simbolik diterapkan dalam penciptaan karya seni. Konsep tersebut memiliki pengertian abstraksi makna yang terkandung di dalam filosofi cakra manggilingan yang bersifat abstrak, untuk kemudian diinterpretasikan ke dalam karya seni patung abstrak simbolik. Interpretasi tersebut melibatkan elemen seni rupa, asas penyusunan, teknik dan material terkait secara simbolik sebagai metafora ide penciptaan. Beberapa teori dan filosofi diterapkan pada karya sebagai upaya menyatukan bentuk dan isi, yaitu cakra manggilingan, psikologi humanistik, interpretasi, abstrak simbolik, dan bentuk bermakna. Memahami permasalahan ide penciptaan secara mendalam, menjadikan karya seni yang tercipta tidak hanya merupakan ekspresi seniman tapi juga diharapkan sanggup memberikan jawaban dari permasalahan terkhusus permasalahan kemanusiaan dan penciptaan karya seni. Kata kunci: cakra manggilingan, humanisme, interpretasi, abstrak simbolik ABSTRACT Cakra manggilingan is one of the Javanese traditional principles of living. It means that life is a series of ups and downs, where people will never find themselves stuck in only one of the positions forever. In turn, this philosophy also entails the idea of changes in human lives. It reminds people to preserve their present behavior and mindset for the events in the future. In other words, cakra manggilingan is a philosophy which teaches people to mind themselves. It gives a nod to the current problem of human society that stems and branches from each individuals psychology. The form and the philosophical meaning of cakra manggilingan is then interpreted into a work of sculpture art with the concept of embodiment going to symbolic abstraction. The meaning of the concepts is abstraction that ingrained in the cakra manggilingan philosophy. These interpretations involves elements of art, principles of preparation, techniques and materials that are linked symbolically associated as a metaphor from the idea. The artwork’s embodiment involves few theories and philosophies, that are, cakra manggilingan, humanistic psychology, interpretation, symbolic abstraction, and significant form. The theories and philosophies bear a meaningful sculpture, so that the sculpture not only have aesthethic value but also have its own meaning. Keywords: cakra manggilingan, humanism, interpretation, symbolic abstraction.

    Item Type: Monograph (Documentation)
    Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Faculty > Postgraduate
    Depositing User: Mrs Dwi Gunawati
    Date Deposited: 29 Sep 2017 12:06
    Last Modified: 29 Sep 2017 12:06
    URI: http://repo.isi-dps.ac.id/id/eprint/2446

    Actions (login required)

    View Item