I Kadek Yogi, Mahendra and I Made, Marajaya and I Gede, Yudarta (2026) PENATAKELOLAAN PAGELARAN NUWUR KALANGUAN SENI BEBALI DI KECAMATAN PAYANGAN. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Bali.
|
PDF
Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Seni merupakan suatu karya dengan nilai – nilai keindahan yang diciptakan oleh manusia, dimana Seni Bebali termasuk salah satu bentuk seni dan merupakan kekayaan budaya Bali yang memiliki fungsi ganda, yakni sebagai bagian dari rangkaian upacara keagamaan (Yadnya), serta sebagai sarana hiburan yang tetap mengandung nilai spiritual. Seni Bebali berada di antara dimensi sakral dan profan, sehingga memiliki fleksibilitas dalam konteks pementasan namun tetap mengedepankan nilai-nilai adat dan religius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen pementasan Seni Bebali berupa Drama Tari Arja yang terstruktur, profesional, dan berbasis kearifan lokal melalui Pagelaran Nuwur Kalanguan, sehingga dapat menjaga nilai sakral, estetika, dan fungsi sosial Seni Bebali secara berkelanjutan. Dengan adanya penatakelolaan secara profesional maka Seni Bebali mampu dijadikan sebagai pagelaran dan ajang untuk mempromosikan kesenian tradisional hingga ke mancanegara. Namun, pada praktiknya masih banyak permasalahan yang ditemukan dalam manajemen pementasan Seni Bebali, seperti kurangnya perencanaan yang matang, keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang manajemen seni, serta lemahnya koordinasi antara pihak-pihak terkait seperti sekaa seni, desa adat, dan panitia pelaksana. Akibatnya, pementasan sering kali berjalan tidak efektif, tidak tepat waktu, atau bahkan tidak sesuai dengan struktur dan nilai-nilai adat yang seharusnya dijaga. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu model penatakelolaan yang lebih terstruktur dan berorientasi pada peningkatan kualitas manajemen pementasan Seni Bebali. Adapun teori yang digunakan sebagai landasan dalam penatakelolaan Seni Bebali ini adalah teori manajement event menurut Goldbaltt (2014) dan teori estetika religius menurut Walter Benjamin dengan metode pengorganisasian yang mencakup produksi, presentasi dan pengendalian, dari hal tersebut membuktikan bahwa suatu objek pagelaran Seni Bebali memang sangat membutuhkan suatu sistem manajemen untuk mengatur dan menjaga keutuhan dari nilai dan makna yang terkandung dalam Seni Bebali tersebut. Dari penatakelolaan pagelaran ini mememberikan dampak dalam sistem manajemen agar pagelaran tersebut terorganisir sesuai dengan nilai kearifan lokal dari kesenian yang dijadikan objek salah satunya Drama Tari Arja. Kata kunci : tata kelola, manajement event, Seni Bebali, nuwur kalanguan, Drama Tari Arja
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | Faculty > Performing Arts Faculty > Theatre Dance and Music |
| Depositing User: | KOMANG AYU SEPTIARI |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 03:52 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 03:52 |
| URI: | http://repo.isi-dps.ac.id/id/eprint/5907 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


