ISI Denpasar | Institutional Repository

TATA KELOLA PAMERAN BALI KANDARUPA- PESTA KESENIAN BALI TAHUN 2021-2024: KEBIJAKAN, PRAKTIK KURASI, DAN APRESIASI

Ni Wayan, Idayati and I Wayan, Adnyana and I Wayan, Suardana (2026) TATA KELOLA PAMERAN BALI KANDARUPA- PESTA KESENIAN BALI TAHUN 2021-2024: KEBIJAKAN, PRAKTIK KURASI, DAN APRESIASI. Masters thesis, Institut Seni Indonesia Bali.

[img] PDF
Download (7MB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tata kelola Pameran Seni Rupa Bali Kandarupa dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) periode 2021–2024 sebagai kajian kualitatif terhadap pameran seni rupa berbasis kebijakan publik dan kuratorial. Penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk memahami bagaimana kebijakan kebudayaan, praktik kurasi, dan praktik manajerial saling berinteraksi dalam membentuk profesionalisme, reputasi, dan keberlanjutan pameran seni rupa tradisi Bali dalam konteks festival publik yang didanai pemerintah (negara). Objek penelitian adalah Pameran Bali Kandarupa sebagai bagian dari PKB, dengan data utama berupa dokumen kebijakan kebudayaan, katalog dan artefak pameran, dokumentasi visual, serta data kualitatif dari wawancara mendalam dengan kurator, seniman peserta pameran, manajemen pelaksana, serta akademisi dan pengamat seni-budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi, serta mengadopsi pendekatan etnografi refleksif untuk mengelola posisi peneliti yang terlibat langsung dalam praktik tata kelola pameran. Analisis data dilakukan secara induktif dengan memanfaatkan teori strukturisasi Anthony Giddens, ecology of culture John Holden, serta kerangka arts management Planning–Organizing–Leading–Controlling (POLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kebudayaan dan kebijakan kuratorial membentuk tata nilai yang menyediakan orientasi dan sumber daya simbolik, sekaligus direproduksi melalui praktik kurasi dan praktik tata kelola. Praktik kurasi berperan sebagai tata wacana yang mengartikulasikan kebijakan ke dalam pengalaman artistik dan ruang apresiasi publik, sementara praktik tata kelola memastikan keberlangsungan operasional dan penyelenggaraan profesional. Apresiasi dan reputasi pameran merupakan hasil dari siklus praktik yang berkontribusi pada legitimasi dan pembelajaran institusional. Penelitian ini merumuskan model sintesis tata kelola pameran sebagai ekologi praktik yang adaptif dan kontekstual, menegaskan pentingnya keseimbangan antara tata kelola profesional, agensi kuratorial, dan keberlanjutan ekologi seni. Kata kunci: Bali Kandarupa, tata kelola pameran, kebijakan kebudayaan, praktik kuratorial, ekologi budaya

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: N Fine Arts > ND Painting
Divisions: Faculty > Fine Arts and Design Faculty > Fine Art Department
Depositing User: KOMANG AYU SEPTIARI
Date Deposited: 19 Feb 2026 04:05
Last Modified: 19 Feb 2026 04:05
URI: http://repo.isi-dps.ac.id/id/eprint/5908

Actions (login required)

View Item View Item